Tren Fashion Gen Z Di Tahun 2026
newcrack.org – Tren fashion Gen Z di tahun 2026 mekspresi diri yang radikal, kenyamanan yang fungsional, dan penolakan terhadap aturan gender tradisional.
Gen Z tidak lagi mengikuti satu tren besar, melainkan membagi diri ke dalam berbagai “sub-estetika” yang unik.
Berikut adalah tren fashion paling dominan di kalangan Gen Z saat ini.
- Retro-Futurisme (Y2K meets 2026)
Evolusi dari tren tahun 2000-an (Y2K) kini bergabung dengan elemen futuristik.
- Fashion Items, Jaket kulit dengan siluet kotak, kacamata hitam berbentuk wrap-around, dan pakaian dengan material metalik atau holografik.
- Key Visual, Kesan seperti karakter video game tahun awal 2000-an namun dengan sentuhan teknologi modern.
- Thrifted & Flipped (Sustainability Pride)
Bagi Gen Z, memakai baju baru dari fast fashion seringkali dianggap kurang keren dibandingkan baju bekas (thrifting) yang dimodifikasi.
- Customization
- Upcycled Jewelry
- Gorpcore & “Survivalism”
Gaya yang terinspirasi dari perlengkapan outdoor ekstrem yang dipakai untuk kegiatan sehari-hari di kota.
- Fashion Items
- Techwear
- Coquette & Balletcore (Ultra-Feminine)
Kontras dengan Gorpcore yang maskulin, tren ini sangat feminin dan lembut.
- Elemen, Penggunaan pita (bows) di mana-mana—mulai dari rambut, baju, hingga sepatu. Rok tutu mini, kaos kaki setinggi lutut, dan sepatu model mary-jane.
- Warna: Dominasi warna pastel, terutama Digital Lavender dan merah muda pucat.
- Gender-Neutral Silhouettes
Gen Z semakin tidak memedulikan label “pria” atau “wanita” saat berbelanja.
- Eclectic Grandpa (Grandpcore)
Tren yang terinspirasi dari gaya berpakaian kakek-kakek yang unik dan nyaman.